Semuanya Akan Baik-Baik Saja

Hari ketiga, aku tahu itu dari sinar keemasan yang masuk dari celah jendela yang tertahan rapat oleh sesuatu dari luar setelah gelap malam hari kedua yang seolah tiada akhir. Sebentar lagi pasti laki-laki bertato ular di lengannya itu akan masuk dan mengantarkan ransum buatku. Kudengar langkah kakinya. Seperti sebelumnya, hanya tangan terulur dan sepiring makanan ditambah segelas air…

Rate this:

#16 If Only

“teettt teeetttt teeetttt!!!” Damn! Can I get another half an hour sleep? Kepala masih nyut-nyutan banget.   Semalem kayaknya gak seorangpun yang tetep sadar. Went crazy as s**t. Entahlah. Hal terakhir yang gue inget bibir kami bersentuhan. F**k!  “Sayang… Sudah bangun? Buruan bersiap ya” gue denger Mama berkata lembut dari balik pintu. Semuanya kayak tiba-tiba…

Rate this: