Nasihat Pernikahan dari Bapak Mendikbud

Baca ini sambil membayangkan wajah wanita paling cantik dan paling nyenengin dilihat, apalagi kalo sudah pasang pose bibir andalan. Tentu saja bacanya sambil nangis-nangis jugak. Ihik.

bukan bocah biasa

Disclaimer: Tulisan ini disajikan dengan begitu menyentuh oleh Mendikbud Bapak Mohammad Nuh. Ingin baca versi aslinya? Silakan ke: https://www.facebook.com/notes/mohammad-nuh/pesan-pernikahan/212261625650690. Saya copy-paste di sini, karena isinya sungguh-sungguh-sungguuuuuuhhhh ‘touching’. 

Pengantar: Bapak dan Ibu sekalian. Insya Allah besok pagi, Jumat 4 April 2014 kami akan menikahkan putri tunggal kami, Rachma Rizqina Mardhitillah, dengan pria pilihannya, Berto Wibawa. Mohon doa restu dari Bapak dan Ibu sekalian. Sebagai kado pernikahan, saya menyempatkan menulis artikel ini. Semiga artikel ini juga dapat bermanfaat bagi Bapak dan Ibu sekalian. Terima kasih.

Di surga Adam (baca: Nabi Adam ‘Alaihi-assalam) tinggal sendirian dan merasa kesepian. Suatu saat, Adam tertidur. Ketika bangun, ia menemukan seorang perempuan tengah duduk di sisi kepalanya. Perempuan itu diciptakan Allah dari tulang rusuknya. Adam lalu bertanya kepadanya, “Siapakah engkau?”

Perempuan itu menjawab, “Aku seorang perempuan.”

“Untuk apa kau diciptakan Allah?” tanya Adam kembali.

”Untuk menjadi sumber ketenteramanmu,” jawab perempuan itu (Târikh al-Thabarî, 1/103).

“Kemarilah!” seru Adam.

“Tidak…

View original post 4,302 more words

Advertisements

22 thoughts on “Nasihat Pernikahan dari Bapak Mendikbud

  1. Ikutan mewek juga, Bang. Huhuhu.. 😥

    Aku banyak belajar dari perpisahan mamak bapak ku. Dan rasanya beliau-beliau selalu berpesan dan bilang kekhawatirannya agar aku ngga mengulangi kesalahan yg beliau-beliau buat, bahwa ada masalah apapun tetap harus dibicarakan berdua dan saling percaya..

    Like

    • Baru hari ini baca tulisan pa nuh ini seutuhnya…
      🙂 jaga pernikahan itu ngga mudah, tp bisa, yakin aja dan pastinya hrs sama sama saling belajar memahami. Sebab 2 manusia, dr 2 keluarga dg latar yg berbeda..hmm …hrs saling…
      Adam dan hawa, aku ga bs bayangin gmn rasanya ketika mereka bertemu kmbali. Aku aja ditinggal misua pergi 2 minggu rasanya dah gmn…gt.

      Like

  2. kalau seorang ayah menuliskan sesuatu untuk anaknya rasanya dalem banget. Walopun bukan berarti ibu gak bisa menulis yang dalem. Tp, mungkin karena selama ini sosok ayah itu terkesan cuek kali ya. Jadi kalau ada ayah yang seperti, rasanya meleleh 🙂

    Like

  3. Waw. Aku baca sampai habis mas Dani. Bagus banget tulisannya. Yang bagian ayam atau bebek, dan mangga adalah bagian yg paling menohok buatku :D. Padahal siapa peduli apakah itu ayam atau bebek, siapa peduli mau berapa banyak mangga untukku atau untukmu, yg penting kan mangganya dimakan dan rumah tangga tetap utuh. Itulah ya kalau lagi konflik sering lupa sebenarnya tujuan menikah itu apa 😀 makasih banyak mas sudah membagikan tulisan ini 🙂

    Like

  4. Cakeb banget tulisan mertua gw itu (banyak yg bilang masguh mirip ama pak nuh plus asal mereka sama pula, gw pun dituduh mantunya dari jaman beliau belum jadi mentri) hihihi.

    Smoga rumah tangga kita selalu mesra dan bahagia yah

    KITA?????

    iya lah RT elo dan RT gw tentu saja. Hahahaha

    Like

    • Huahahahaha. Amiiin Mba De.
      Dari awal sayah sudah bertanya-tanya ada hubungan apakah antara keluargamu dengan pak Nuh.
      Beneran deh, ada hubungan gak sih? Huahahahaha.. *masih terkepo*

      Like

Comments are closed.