Where I Work

Posting kedua gw. Seperti yang telah gw rencanakan sebelumnya, gw pengen nulis soal tempat kerja gw. Gw batesin dulu aja deh. Mulai dari kenapa gw pilih perusahaan ini, gimana liku-liku gw masuk sini dan apa aja yang gw dapet dari perusahaan ini.

Gw kerja di Bank Mandiri. Masuk tahun 2005, waktu Mandiri lagi rame-ramenya soal NPL yang sampai 25% sampai akhirnya sekarang gw di Corporate Banking, Head Office. 5 tahun kemudian.

Gw lulus tahun 2005 setelah kuliah yang lumayan lama, 5.5 tahun alias 11 semester. Hampir sama dengan lamanya anak SD selese sekolah. IPK gw lumayan, 3,41, lebih dari cukup kalo dibanding standar IPK yang disyaratkan dunia kerja waktu itu, 2.75. Sayangnya, gw ga terlalu suka dunia IT yang gw pelajari selama 11 semester itu. Begitu surat keterangan lulus di tangan. Gw cari lowongan kerja yang ga ada hubungannya sama IT. Perusahaan-perusahaan yang gw apply waktu itu ada beberapa, diantaranya ada Daihatsu Astra Motor, Djarum, Bank Permata dan Bank Mandiri. Gw gagal di Daihatsu Astra Motor, gw ga pernah tau apakah gw bakalan lolos di Djarum dan Bank Permata.

Tes di Bank Mandiri dimulai setelah hampir 3 bulanan gw masukin aplikasi dan dokumen pendukungnya. Kalimat pertama yang gw denger adalah “Apakah Anda masih tertarik untuk bergabung dengan Bank Mandiri?”. Gw masih hijau soal kerjaan waktu itu. Pengalaman kerja gw baru sebatas ngasih les matematika-bahasa inggris buat anak sd-sma, ngajar bahasa Jepang level dasar dan perusahaan yang paling gede yang gw pernah kerja adalah Asuransi Bintang. Perusahaan asuransi kerugian untuk kendaraan bermotor. Gw jadi data input-er disana. Hampir 1/2 tahun gw kerja disana. Jam kerja gw kebanyakan malem. Gw berangkat jam 7, pulang jam 11 an malem. It was nice job i guess.  Kinda liked it.

Tes di Bank Mandiri ada 5 tahapan, tahap pertama tes TOEFL. Gw lupa tanggal pastinya, tes pertama dilaksanakan di gedung Manggala Wana Bhakti Senayan. Ratusan orang waktu itu. Hall Manggala Wana Bhakti yang luas itu penuh. Dan itu pertama kalinya gw dateng ke Jakarta. Tahun 2005. Beda sama Surabaya yang orang-0rangnya jauh lebih bersahaja dan sederhana. Di Jakarta, penampilan adalah segalanya. Itu yang gw pelajari. Entah mereka gape apa kagak, yang pasti gw liat mereka cantik ganteng dan keliatan pinter.

Gw lolos tahap pertama, masuklah tahap tes ke 2, Apptitude Test. Ngga ngerti test macem apa ini, gw gak ada persiapan sama sekali. Gw dateng aja dengan modal bismillah. Manggala Wana Bhakti lagi tempat tesnya. Ternyata tes tahap kedua ini semacam tes bakat dan kemampuan. Baru di Mandiri gw nemuin tes macem ini. Hitung-hitungan yang dikemas dalam soal cerita dengan bahasa pengantar bahasa Inggris. Jawaban tidak selalu ada, bahkan ada pilihan kalau kita tidak dapat memutuskan apakah soal itu bisa dijawab atau tidak.

Tahap kedua gw lolos, dilanjutkan dengan tahap ketiga. Interview dengan Daya Dimensi Indomegah. Konsultan yang dinilai sanggup memilih orang-orang terbaik dengan kualifikasi yang sangat mumpuni bagi masa depan bangsa dan negara. Halah. Berlebihan. Disini gw diinterview dalam 5 tahapan yang berbeda yang mana dalam setiap tahapan lebih kepada elaborasi pikiran positif dan mengemukakan pengamatan kepada hal-hal kecil yang tidak signifikan menjadi sesuatu yang menentukan kelangsungan hidup sebuah perusahaan. Gw lolos. Gw dinilai berhasil menempatkan prioritas-prioritas sesuai urutan urgensi dan kepentingan. Well, or so they say.

Tahap keempat, gw harus menjalani interview sama EVP Bank Mandiri. Well, it was a confusing session where I didn’t really know whether I should continue my speaking or stopped. But somehow gw lolos. Tes terakhir tes kesehatan. Disinilah gw ketemu untuk pertama kalinya sama temen-temen gw yang bakalan bareng selama setahun. Masa-masa yang lumayan berkesan dalam fase kehidupan dewasa gw. Fase kehidupan bekerja.

Gw lolos keempat tahapan seleksi itu. Dan akhirnya bekerjalah gw di Bank Mandiri. Perusahaan yang namanya cukup dikenal di seantero Indonesia Raya. Gw bersyukur? sudah pasti karena banyak yang gw dapatkan sejak kerja di sini. Gw menyesal? well only time will tell..

Posting kedua gw. Yang mungkin gak terlalu penting tapi pengen gw tulis.

Posting berikutnya : Kehidupan gw di Lampung.

Advertisements

3 thoughts on “Where I Work

  1. Kita nyoba ke Toyota juga tau! Sama2 gagal di tahap yg sama… tahap terakhir sebelum tes kesehatan kayaknya.
    Aku juga keterima Permata. Kepanggil mandiri juga, tapi nggak ngebelain dateng ke Jakarta, soalnya waktu itu aku udah dapet kerja. hehehe… (nunggu dari ngelamar sampe di panggil kan lama amir)

    Like

    • iyaaa.. inget kalo kita tes Toyota jugak.. hehehe… waktu itu ngebelain dateng ke jakarta. Kelewat buat yang Toyota….malah itu yang paling pertama yaa….
      Dan kebetulan Mandiri yang paling pertama selesai waktu itu.. Huehehe… karena tawaran jadi orang ibukota (atleast beda dikit ama artis ibukota) begitu menggiurkan jadinya berangkat deh ke Jakarta.. hehehehe.. 😀

      PS: baru tahu kalo komen bisa direply instead of post komen lagi … 😛

      Like

Comments are closed.